UNPAZ HOME

DSC_0535

 

 

 

 

The University of Peace (UNPAZ) erected a monument in its campus in Surik Mas, Dili, in honour of the late Fernando Lasama de Araujo and to pay homage to his efforts and contribution to the independence and development of Timor-Leste.

UNPAZ university has erected a monument in its campus in Surik Mas, Dili, in honour of the late Fernando Lasama de Araujo.

“UNPAZ dedicates this statute to Lasama as a symbol for new generations,” said the Rector of UNPAZ Dr. Lucas Rama Metan da Costa, during the 30th anniversary of the historical student movement, the National Resistance of Timor-Leste Students (RENETIL).
He hopes the new monument will motivate new generations of Timorese to do what needs to be done and to work hard to develop the people and the country towards future prosperity.
He hopes today’s youth studying at UNPAZ will follow on the footsteps of late Lasama, a figure who gave such strong contributions for the national liberation and independence.
“We are training human resources in this University. We do not want them to be smart only, but to be the revolutionary and to contribute towards national development. This is what UNPAZ wishes,” he said.
He also noted since the restoration of independence, many members of RENETIL have assumed key government roles.
On the other hand, the secretary general of RENETIL, Joaquim Fonseca said the 30th anniversary of RENETIL was help at UNPAZ so they could dedicate the monument to the late Lasama as RENETIL’s maximum leader.
“Today we inaugurated this monument to honour the late Lasama, our brother, the founder and secretary general of RENETIL,” he said.
He thanked UNPAZ, especially Rector Dr. Lucas da Costa and the university’s executive for taking the initiative to build the monument.
“The late Lasama was a person who never stopped making contributions to the struggle to free the People, until his passing,” he added.
“Thank you very much UNPAZ, Rama Metan and the structure of UNPAZ, the lecturers and all the students, for this monument to our brother Lasama and to RENETIL.”
Meanwhile, the President of the National Parliament (NP) MP Arao Noe who also took a part in the 30th anniversary in 2018 of RENETIL gave high praise to its members and their achievements so far.
He added the role of RENETIL as a student organization was crucial during the struggle for Timor-Leste’s independence.
“I don’t feel deserving to be here in front of you or to even inaugurate this monument to Fernando Lasama de Araújo because compared to my contribution, it was not the same, our top leaders should have been here inaugurating his statues,” he said.
“On behalf of the National Parliament I came here to inaugurate this monument dedicated to late Lasama, so we can all remember his contributions for independence,” he said.
He said the monument also made him remember of the time Lasama was also a member of parliament.
RENETIL was established in Bali, Indonesia, by 10 Timorese students studying in Bali, chosen by then FALINTIL Commander Xanana Gusmão to organise the liberation movement overseas in particular in Indonesia at that time.

 

SOURCES :

http://www.thediliweekly.com/en/election/election-2017/15739-unpaz-unveils-monument-in-honour-of-lasama

 

 

 

 

 

Pentingnya Mengenal Kampus Lewat Akreditasi

Endah Kemala

Takut salah pilih kampus? Itu hal wajar untuk kamu yang baru lulus kuliah dan ingin mudah dapat pekerjaan setelah lulus nanti. Apalagi, jaman sekarang ini pendidikan udah gak diliat lagi dari nilainya bagi kehidupan sang mahasiswa. Akan tetapi, seberapa popular dan berkualitas kampus tersebut berdasarkan penilaian lembaga yang dipercaya, serta seberapa kuat pengaruhnya setelah kamu lulus.

Biasanya, siswa yang baru lulus SMA akan kaget dengan perilaku sebagian besar temannya yang tiba-tiba berbondong-bondong mendaftar di Fakultas Kedokteran yang terkenal dengan anak-anak pintarnya. Atau program studi yang sedang popular di mata anak-anak muda sekarang, seperti Teknik, Ekonomi, Komunikasi, Hubungan International dan lainnya.

Tapi hati-hati, gak semua program studi favorit yang popular itu dinilai berkualitas di setiap Universitas. Bahkan, fakultas sastra, seni, dan beberapa program studi non popular lainnya memiliki kualitas yang sangat bagus di beberapa universitas. Bahkan, sekedar sekolah pencetak musisi yang sering dipandang sebelah mata oleh para orangtua, seperti Institut Music Indonesia, udah berhasil mencetak para musisi dan entertainer sukses di negara kita ini.

Gak mau kan pada akhirnya merasa salah pilih jurusan hanya karena latah ngikutin temen-temen kamu dan kemudian merasa terjebak di jalur yang salah. Nah, untuk kamu yang sangat hati-hati dan merasa kualitas kampus itu penting, salah satu cara yang paling jitu untuk mengenali kampus adalah melihat akreditasi.

Belum kenal dengan istilah “akreditasi”?

Akreditasi sendiri adalah salah satu bentuk penilaian terhadap mutu dan kelayakan sebuah institusi perguruan tinggi atau program studi, yang dilakukan oleh organisasi atau badan mandiri di luar perguruan tinggi.

Organisasi yang bertugas melakukan penilaian dan telah diakui oleh pemerintah RI sekarang adalah Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Sebenarnya, apa sih manfaat dari akreditasi program studi tersebut?

  1. Memberikan jaminan bahwa program studi yang terakreditasi telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh BAN-PT, sehingga mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat dari penyelenggaraan program studi yang tidak memenuhi standar.
  2. Mendorong program studi/perguruan tinggi untuk terus menerus melakukan perbaikan dan mempertahankan mutu yang tinggi.
  3. Hasil akreditasi dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam transfer kredit, usulan bantuan dan alokasi dana, serta mendapat pengakuan dari badan atau instansi yang berkepentingan.

BAN- PT sendiri melakukan klasifikasi penilaian untuk semua kriteria tersebut berdasarkan 3 aspek, yaitu mutu (bobot 50%), efisiensi (25%), dan relevansi (25%). Penilaiannya mulai dari kualitas dosen/pengajar yang harusnya minimal S2. Bagaimana kelulusannya, manajemen pengelolaan kampus, fasilitas yang ada, kreativitas atau mutu mahasiswanya, hingga pengabdian terhadap masyarakat.

Nantinya, tiap institusi (Universitas) atau program studi (jurusan atau fakultas) akan diberi ranking A, B, C bahkan tak terakreditasi. Dari ranking itulah biasanya masyarakat akan menilai mana kampus yang bagus, standar dan sebaiknya tidak dipilih.

Saat ini terdapat dua jenis akreditasi yang diberikan oleh pemerintah kepada program studi di perguruan tinggi, yaitu:

  1. Status Terdaftar, Diakui, atau Disamakan yang diberikan kepada Perguruan Tinggi Swasta
  2. Status Terakreditasi atau Nir-Akreditasi yang diberikan kepada semua perguruan tinggi (Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, dan Perguruan Tinggi Kedinasan).

Dari akreditasi ini, kamu yang gagal masuk Universitas Negeri atau memang sudah mengincar program studi tertentu di kampus swasta, gak perlu khawatir untuk masuk Universitas Swasta. Karena dari ranking akreditasi ini, kamu bisa mengetahui bahwa program studi yang kamu inginkan di kampus swasta incaranmu, ternyata kualitasnya dinilai lebih bagus dari kampus lain, bahkan sebanding dengan kampus negri.

Dari akreditasi inilah kamu gak perlu takut masuk kampus yang gak termasuk dalam jajaran 5 kampus terbaik. Toh standar yang diambil dari tiap perusahaan untuk pekerjanya sekarang bukan mahasiswa dari kampus tertentu, tapi akreditasi dari kampusmu.

Misalnya, kamu sangat ingin masuk Program Studi Hukum di Universitas B. Tapi secara ranking Universitas dari BAN-PT, kampus B termasuk ranking ke 5. Dan teman-teman kamu banyak yang masuk ke Universitas A yang memiliki ranking 2. Kamu gak perlu khawatir. Lihat saja akreditasi dari program studi yang kamu ambil. Karena penilaian tiap program studi berbeda dengan Universitas.

Sebuah Universitas mendapat ranking tertinggi, apabila semua program studinya mendapat nilai A. Apabila Progam Studi Hukum di Universitas A dan B sama-sama akreditasi A, berarti kualitas keduanya dianggap sama untuk program studi hukum.

Jadi ingat, lihat akreditasi dari program studi, atau fakultas atau jurusan. Dan pelajari visi misi, serta program yang ditawarkan, juga kerjasama yang mereka lakukan dengan perusahaan besar untuk mahasiswa lulusannya. Jangan terkecoh dengan omongan orang mengenai tingkat kepopuleran dari sebuat kampus.

Untuk program studi lain, mungkin kampus pilihanmu masih kalah dalam penilaian akreditas. Tapi jika program studi pilihanmu mendapat penilaian yang sama, kamu gak perlu khawatir. Bisa jadi kampus pilihanmu sedang mengembangkan mutu pendidikannya di program studi lainnya. Bukan tidak mungkin bahkan beberapa tahun ke depan akan mendapat ranking yang lebih tinggi dari Universitas A tersebut.

Akreditasi memang menjadi sebuah patokan seberapa bagusnya mutu pendidikan kampus tersebut, serta seberapa kompeten dosen pengajarnya. Namun, semuanya balik lagi terhadap kamu sebagai mahasiswa, seberapa penting menganggap ilmu yang akan didapat nantinya. Apakah akan berguna untuk hidup kamu? Apakah hanya sebagai nilai untuk sekedar masuk perusahaan besar atau menjadi pegawai negeri nantinya?

Yang jelas, jangan pernah merasa sia-sia dengan ilmu yang udah kamu dapat. Oke selamat memilih kampus!

REFERENSI COPIED FROM

http://kabarkampus.com/2013/04/pentingnya-mengenal-kampus-lewat-akreditasi/

Artikel Globalisasi Teknologi Pengaruh Teknologi Pada Remaja – Di zaman yang      sudah sangat maju ini, anak remaja mana yang tidak mengenal makna dari kata “     Globalisasi”? Hampir 90% dari mereka yang sudah akrab bahkan menjadikan    globalisasi sebagai bagian dari kehidupan mereka. Adapun 10% yang tidak      mengenal dan tidak memahami kata globalisasi adalah remaja yang masih jauh      tertinggal dari modernisasi.

  Umumnya mereka yang tinggal di dalam suku pedalaman dan masih memegang teguh adat istiadat yang sudah diturunkan turun-temurun dari nenek moyang mereka. Sebagian besar dari mereka tidak menempuh jenjang pendidikan dan lebih memilih tinggal di rumah dan membantu orang tua. Maka tidak heran jika mereka sama sekali tidak mengenal makna globalisasi, bagaimana bisa mereka mengenal? Baca tulis pun mereka tidak bisa.

Seperti apa yang sudah dijelaskan sebelumnya, hampir 90% remaja yang sudah sangat mengenal kata “Globalisasi”. Walaupun kata globalisasi sudah sangat dikenal akrab, bukan berarti globalisasi itu tidak memberikan dampak bagi para remaja. Globalisasi dapat kita jadikan sebagai teman, atau pun sebagai lawan. Teman yang baik tentu saja dapat memberikan dampak yang baik pula. Begitu pula dengan lawan, lawan yang kejam juga dapat akan memberikan dampak yang kejam pula bagi kita. Nah, seperti itu pulalah globalisasi dapat berdampak bagi remaja. Sebagai anak remaja yang terpelajar, kita harus dapat memilah-milah dampak dari globalisasi, mana yang patut dicontoh, dan mana yang tidak. Mana yang patut dijadikan teman, dan mana yang harus dijadikan musuh.

Pengaruh Teknologi Pada anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.

Kali ini kita akan membahas dampak-dampak apa sajakah yang dapat dihasilkan dari globalisasi. Baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Namun sebelum itu, saja akan menjelaskan berbagai macam penjelasan dari “Globalisasi” sebagai pendahuluan kita. Dalam pengertian yang luas,globalisasi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi secara mendunia melalui media cetak dan elektronik. Ada pula yang mendefinisikan globalisasi sebagai hilangnya batas ruang dan waktu akibat kemajuan teknologi informasi. Menurut Achmad Suparmanglobalisasi merupakan suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah.

Globalisasi terjadi karena faktor-faktor nilai budaya luar seperti

Selalu meningkatkan ilmu pengetahuan,
Patuh hukum,
Kemandirian,
Keterbukaan,
Rasionalisasi,
Etos kerja,
Kemampuan memprediksi,
Efisiensi dan produktivitas,
Keberanian bersaing,
Manajemen resiko.
Globalisasi terjadi melalui berbagai saluran, diantaranya:

Lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan,
Lembaga keagamaan,
Industri internasional dan lembaga perdagangan,
Wisata mancanegara,
Saluran komunikasi dan telekomunikasi internasional,
Media elektronik termasuk internet,
Etika dan budaya.
Dari penjelasan di atas, dapat kita simpulkan dari media apa sajakah yang dapat menjadi sumber dari dampak-dampak globalisasi bagi para remaja. Masa-masa remaja dapat dikatakan masa yang paling menyenangkan. Kebanyakan remaja masih memiliki sifat cenderung labil atau cenderung mengikuti perkembangan di sekitarnya. Mereka beranggapan pada masa remaja, mereka dapat dengan bebas melakukan apa yang mereka suka. Jika tidak mengikuti perkembangan, berarti mereka tidak modern atau ketinggalan zaman.

Dengan sifat seperti itu, akan lebih banyak dampak globalisasi yang mereka dapatkan secara tidak sadar. Baik itu dampak positif maupun negatif. Sumber dari dampak-dampak bagi para remaja umumnya mudah didapatkan dari perkembangan pendidikan dan ilmu pengetahuan, perkembangan dalam media komunikasi, elektronik, termasuk internet, dan juga dalam perkembangan etika dan budaya. Pernahkah kita berpikir untuk membandingkan masa-masa saat orang tua kita masih remaja dengan masa remaja kita sekarang? Pernahkah kita bertanya pada mereka bagaimana menurut mereka tentang perbedaan zaman remaja dulu dengan yang sekarang? Jika kalian bertanya, jawabannya sudah dipastikan, “Sangat jauh berubah”. Bagaimana perubahannya? Sebagian berubah menjadi jauh lebih baik, dan sebagian lainnya berubah menjadi sedikit lebih buruk dan mengecewakan. Itu semua diakibatkan oleh dampak dari globalisasi. Dapatkah kalian sebutkan perubahan-perubahan itu? Jika tidak, kita akan membahasnya bersama-sama

Dampak Perubahan Globalisasi atau Dampak positif globalisasi

Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Di zaman saat Indonesia sedang di jajah dan setelah merdeka, tidak banyak dari remaja Indonesia saat itu yang dapat menempuh jenjang pendidikan. Hanya sebagian remaja anak dari bangsawan yang dapat menempuh jenjang pendidikan. Beberapa tahun setelah itu, sudah mulai terlihat peningkatan jumlah remaja yang menempuh jenjang pendidikan. Walaupun demikian, jalan untuk menempuh pendidikan tidak semudah yang dibayangkan.

Tidak sedikit dari mereka yang memiliki seragam sekolah dan buku pelajaran. Kebutuhan sekolah mereka masih sangat minimum untuk didapatkan. Masa demi masa, perkembangan mulai meningkat. Kini hampir seluruh remaja sudah dapat dengan mudah untuk mengenyam pendidikan apalagi dengan adanya Bantuan Operasional Sekolah yang diberikan oleh pemerintah. Bahkan pada masa kini, perkembangan ilmu pengetahuan sudah diikuti dengan perkembangan media elektronik, seperti televisi dan internet.

Perkembangan Komunikasi, Elektronik, beserta Medianya

Pada masa saat orang tua kita masih se-umuran kita, alat komunikasi memang sudah ada, namun masih belum se-canggih pada masa kita saat ini. Alat elektronik pun juga sebenarnya sudah ada, seperti radio dan televisi berlayar hitam putih. Namun walau demikian, alat elektronik seperti itu masih sangat jarang orang yang memilikinya. Bukan karena itu kuno, namun karena bagi mereka harga elektronik itu sangat mahal.

Berbanding terbalik dengan masa saat ini, sudah sangat jarang remaja yang hobby mendengarkan radio, bukan karena bagi mereka mahal, namun karena beranggapan radio merupakan salah satu alat elektronik kuno yang sudah ketinggalan zaman. Mereka lebih suka alat-alat elektronik yang lebih canggih dan modern. Seperti MP3 Player, MP4 Player, Laptop, Hand Phone, dan sebagainnya. Zaman dulu, televisi hanya berlayar hitam putih. Seiring dengan perkembangan model-model televisi sudah mulai berkembang jauh lebih canggih, seperti TV LCD, TV LED, TV 3D, bahkan adapula Internet TV.

Perkembangan itu terjadi pula pada alat komunikasi. Zaman dulu, kebanyakan orang berkomunikasi dengan orang yang jauh dengan surat-menyurat. Paling canggih bagi mereka saat itu menggunakan telepon kabel. Berbeda dengan sekarang, remaja kini sudah tidak perlu berkomunikasi dengan surat-menyurat, mereka sudah memiliki alat yang lebih canggih. Yang dapat mengirimkan pesan hanya dalam beberapa detik, berbeda dengan surat yang baru akan diterima selama berminggu-minggu. Diantaranya Hand Phone dan Internet.

Kedua media itu sangat memiliki banyak fungsi, yaitu; Hand Phone dapat berfungsi sebagai media komunikasi 2 arah, saling mengirim pesan singkat (SMS), beberapa Hand Phone juga menyediakan layanan internet, radio, kamera, bahkan mp3. Di zaman saat ini, berkomunikasi dengan orang yang berada jauh dari kita tidak hanya dapat dilakukan dengan menelpon yang hanya dapat mendengarkan suara saja, berkomunikasi di zaman sekarang terasa sangat lebih mudah, karena kita juga dapat berkomunikasi dengan bertatap muka dan sekaligus mendengar suara. Sehingga kita merasa seperti berbincang dan bertatap muka secara langsung, tanpa dibatasi oleh waktu dan jarak. Sebut saja media canggih itu, “Video Call“.

Perkembangan Budaya

Di masa orang tua kita dahulu masih remaja, cara berpakaian dan model baju yang mereka kenakan masih sangat sederhana. Tidak se-unik dan se-modern pakaian remaja saat ini. Pada masa lalu, jika menghadiri acara resmi, masih banyak dari mereka yang menggunakan baju tradisional, seperti baju adat, dan kebaya. Berbeda dengan sekarang, remaja yang ingin menghadiri acara resmi seperti pesta ulang tahun, lebih memilih untuk mengenakan baju casual yang berciri khas kan kebarat-baratan.

Namun, dengan perkembangan mode berpakaian ini memberikan banyak keuntungan. Salah satunya, telah terdapat busana muslim dengan bahan atau pola yang berasal dari daerah lokal. Begitu juga dengan kebaya yang sudah dimodifikasi sesuai dengan gaya yang lebih modern. Begitu juga dengan batik. Bahkan batik saat ini sudah banyak diminati oleh masyarakat di luar Indonesia.

Dampak Perubahan Globalisasi atau Dampak Negatif globalisasi

Perkembangan Komunikasi, Elektronik, dan Medianya.
Di masa yang sudah dapat dikatakan sangat modern ini, elektronik pun sudah tak dapat hidup jauh dari kita. Namun, perkembangan itu menimbulkan banyak dampak yang merugikan remaja, diantaranya:

  1. Pola hidup konsumtif
    Perkembangan industri yang pesat menyebabkan penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu, masyarakat terutama kalangan remaja untuk mudah tertarik mengkonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.
  2. Sikap individualistik
    Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju menyebabkan mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktifitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial.
    Perkembangan Etika dan Budaya

Siapa sangka etika remaja masa kini jauh lebih baik dengan remaja masa lalu? Ternyata itu memang benar adanya, hanya sedikit dari kalangan remaja yang benar-benar menerapkan sikap sopan dan santun di lingkungannya, baik kepada yang lebih tua maupun kepada yang lebih muda. Berikut ini saya berikan beberapa buktinnya:

  1. Gaya hidup kebarat-baratan

Tidak semua budaya barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat pada orang tua, kehidupan bebas remaja dan lain-lain. Hampir 50% dari remaja dunia terutama kaum perempuan, sudah kehilangan mahkota paling berharga miliknya. Dan 80% sudah berani mencoba dan menggunakan obat-obatan terlarang (narkotika). Itulah yang sangat kita sayangkan dari remaja kini, yang seharusnya mereka menjadi peran penerus pahlawan bangsa.

  1. Semakin lunturnya nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan musyawarah mufakat, dan gotong royong.
  2. Semakin sedikit generasi muda yang melestarikan musik, tarian, dan budaya tradisional kita.
  3. Remaja mengikuti cara berpakaian yang cenderung tidak memperlihatkan kesopanan.

Dampak negatif tersebut sangat perlu diantisipasi dan ditanggulangi dari bahaya globalisasi, disamping dampak negatif yang dirasakan. Beberapa cara mengantisipasi dampak negatif globalisasi adalah sebagai berikut:

Kerjasama yang selaras antara pihak sekolah baik tingkat SD, SMP, SMA, dan Universitas maupun lembaga sejenis dengan pihak wali/orang tua siswa dalam hal pengawasan kegiatan di dalam maupun di luar sekolah.
Berikan porsi pendidikan mental spiritual keagamaan yang sepadan baik di sekolah, maupun di lingkungan keluarga.
Orang tua harus pro aktif dalam menanyakan kegiatan yang dilakukan oleh anaknnya. Jangan dibiarkan berjalan sendiri tanpa arah.
Usahakan anak menonton acara yang mendidik. Hindari sinetron dan adegan cerita kaum dewasa.
Jangan biarkan remaja seusia SD, SMP, menggunakan jasa internet tanpa didampingi, bahkan menggunakan jaringan komputer yang tidak menggunakan sistem blokir terhadap situs pornografi dan sebagainya. Apa lagi dibiarkan pergi ke warung internet yang tertutup tanpa didampingi orang yang lebih bijak.

Sumber ; http://blog.uad.ac.id/doni1300001095/2015/01/11/artikel-globalisasi-teknologi-pengaruh-teknologi-pada-remaja/

PENTINGNYA PENDIDIKAN DINI

Pendidikan adalah salah satu hal yang penting kita perhatikan, pentingnnya pendidikan sangat terlihat jelas. Melamar pekerjaan yang layak tentu membutuhkan ijazah sesuai dengan jabatan yang akan kita lamar. Jabatan yang tinggi tentunya membutuhkan orang yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi juga yang dibuktikan dengan ijazah. Tapi apakah ijazah yang notabene merupakan simbol tingkat pendidikan sesorang berbanding lurus dengan pengetahuan yang dimiliki. Hal ini patut kita perhatikan dan amati bersama, apalagi di era globalisasi yang penuh persaingan dan tidak sedikit orang yang menghalalkan segala cara untuk memenangkan kompetisi tersebut.

Pendidikan pada dasarnya memberikan kita pengetahuan bagaimana bersikap, bertutur kata dan mempelajari perkembangan sains yang pada akhirnya bisa dimanfaatkan untuk khalayak banyak. Tapia apa yang terjadi sekarang pendidikan menjadi ajang untuk mencari nafkah uang, uang dan uang. Berbagai cara orang lakukan untuk mendapatkan label Sarjana agar dapat diterima pada sebuah instansi. Dan tidak sedikit yang menempuh jalur yang tidak benar yang biasa kita kenal dengan sogok menyogok dan Nepotisme.

Pentingnya pendidikan pun hilang ditelan ganasnya kebuasaan manusia yang hanya merasa hidup ketika berduit. Padahal pendidikan tidak mengajarkan seperti itu, pendidikan itu penting tapi sangat jarang orang mengetahui secara spesifik pentingnya pendidikan.

Pendidikan dianggap penting karena dapat menjadi bekal untuk memperoleh pekerjaan yang layak. Padahal tujuan pendidikan tidak seperti itu, pendidikan penting karena ingin memanusiakan manusia sesuai dengan teori pendidikan.

Pentingnya Pendidikan Bagi Semua Orang

Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita,ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan. Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. Pendidikan pertama kali yang kita dapatkan di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.

Seorang anak yang disayangi akan menyayangi keluarganya ,sehingga anak akan merasakan bahwa anak dibutuhkan dalam keluarga. Sebab merasa keluarga sebagai sumber kekuatan yang membangunya.Dengan demikian akan timbul suatu situasi yang saling membantu,saling menghargai,yang sangat mendukung perkembangan anak.Di dalam keluarga yang memberi kesempatan maksimum pertumbuhan,dan perkembangan adalah orang tua.Dalam lingkungan keluarga harga diri berkembang karena dihargai,diterima,dicintai,dan dihormati sebagai manusia .Itulah pentingnya mengapa kita menjadi orang yang terdidik di lingkungan keluarga.Orang tua mengajarkan kepada kita mulai sejak kecil untuk menghargai orang lain.

Sedangkan di lingkungan sekolah yang menjadi pendidikan yang kedua dan apabila orang tua mempunyai cukup uang maka dapat melanjutkannya ke jenjang yang lebih tinggi dan akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi kemudian menjadi seorang yang terdidik . Alangkah pentingnya pendidikan itu. Guru sebagai media pendidik memberikan ilmunya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Peranan guru sebagai pendidik merupakan peran  memberi bantuan dan dorongan ,serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak  agar anak dapat mempunyai rasa tanggung jawab dengan apa yang dia lakukan. Guru juga harus berupaya agar pelajaran yang diberikan selalu cukup untuk menarik minat anak .

Pentingnya Pendidikan

Selain itu peranan lingkungan masyarakat juga penting bagi anak  didik . Hal ini berarti memberikan gambaran tentang bagaimana kita hidup bermasyarakat.Dengan demikian bila kita berinteraksi dengan masyarakat maka mereka akan menilai kita,bahwa  tahu mana orang yang terdidik,dan  tidak terdidik. Di zaman Era Globalisasi diharapkan generasi muda bisa mengembangkan ilmu yang didapat sehingga tidak ketinggalan dalam perkembangan zaman. Itulah pentingnya menjadi seorang yang terdidik baik di lingkungan Keluarga,Sekolah,dan Masyarakat.

Read more: http://www.artikelbagus.com/2012/12/pentingnya-pendidikan.html#ixzz3V5eBawqd

SOURCES . http://www.artikelbagus.com/2012/12/pentingnya-pendidikan.html

PENTINGNYA HUBUNGAN INTERNASIONAL BAGI SUATU BANGSA

Suatu Bangsa harus mempunyai suatu Hubungan internasional merupakan hubungan yang terjalin antara dua negara atau lebih atau hubungan satu individu dengan individu yang lain yang berasal dari negara lain, baik berupa hubungan di bidang politik, hubungan sosial, hubungan
budaya, hubungan ekonomi, hubungan hankam, atau hubungan-hubungan lainnya.

Sebuah hubungan internasional dapat terjalin karena adanya ketidakmerataan kekayaan alam atau ketidakseimbangan di perkembangan industri di berbagai setiap negara, sehingga menuntut negara yang bersangkutan untuk melakukan kerjasama dengan negara lainnya. Tujuannya tentu saja untuk mencapai kesejahteraan bersama.

Fenomena Hubungan Internasional

Fenomena hubungan internasional ini bisa dilihat dengan dua cara yang tidak sama. Pertama dipandang sebagai fenomena sosial dan yang kedua dipandang sebagai salah satu disiplin ilmu. Sebagai fenomena sosial, aspek cakupan hubungan internasional ini sangat luas, yakni segala aktivitas kehidupan manusia yang kompleks dan bersifat internasional.

Sementara itu, hubungan internasional sebagai bidang studi atau disiplin ilmu, cakupannya menjadi sedikit terbatas, yakni meliputi beberapa hubungan dalam hal-hal berikut:

a.Politik Internasional,

b.Politik Luar Negeri,

c.Ekonomi dan Politik Internasional,

d.Organisasi Internasional

e.Komunikasi Internasional

f.Hukum Internasional

g.Studi Wilayah

h.Sejarah Internasional

i.Kriminologi Internasional

j.Administrasi Internasional

k.Sejarah Diplomasi

Sebuah Hubungan internasional merupakan hubungan kerjasama yang dilakukan oleh “pemuka” yang memiliki kepentingan. Siapa saja pemuka yang memiliki kepentingan untuk melakukan hubungan internasional ini, Berikut adalah para aktor tersebut.

Negara: negara merupakan aktor utama dalam sebuah hubungan internasional yang terjalin.

Organisasi internasional: organisasi seperti PBB, OPEC, ASEAN, GNB, OKI dan organisasi internasional lain merupakan aktor lain pelaku hubungan internasional.

Perusahaan internasional: perusahaan-perusahaan yang memiliki jaringan internasional merupakan aktor paling strategis untuk melakukan hubungan internasional.

Individu: meski batasannya tidak terlalu jelas, namun bukan mustahil hubungan kerja sama individu satu dengan individu lain secara iternasional bisa saja terjalin.

Dalam Hubungan Internasional dikenal beberapa asas yaitu :


1. Pacta Sunt Servanda : Setiap perjanjian yang telah dibuat harus ditaati oleh pihak yg mengadakan
2. Egality Right : Pihak yang saling mengadakan hubungan itu berkedudukan sama
3. Reciprocity : Tindakan suatu Negara terhadap Negara lain dapat dibalas setimpal,baik tindakan yang bersifat negative maupun positif.
4. Courtesy : Asas saling menghormati dan saling menjaga kehormatan Negara.
5. Rebug sic Stantibus : Asas yang dapat digunakan terhadap perubahan yang mendasar/fundamental dalam keadaan yang bertalian dengan perjanjian itu


Pentingnya Hubungan Internasional Bagi Suatu Bangsa


Suatu Negara sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat, berhak menentukan nasibnya sendiri serta kebijaksanaan-kebijaksanaan luar negerinya. Bangsa atau Negara tidak mungkin sanggup memenuhi semua kebutuhan warganya. Sebagaimana individu, bangsa juga memiliki kelebihan dan kekurangan, oleh karenanya kerjasama dengan bangsa lain dalam bentuk hubungan internasional mutlak diperlukan,baik yang menyangkut di bidang politik, ekonomi, maupun sosial dan budaya. Disamping itu kerjasama internasional juga mutlak diperlukan dalam rangka menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi.


Akibat suatu bangsa mengucilkan diri dari pergaulan internasional


Jika suatu bangsa mengucilkan diri dari pergaulan internasioanl, maka Negara tersebut akan mengalami banyak kerugian antara lain :



  1. Negara tersebut tidak dapat mencukupi kebutuhan warganya secara sempurna.
    2. Kesulitan dalam mencapai tujuan Negara
    3. Akan tertinggal dalam IPTEK, sehingga akan kesulitan dalam menghadapi era globalisasi
    4. Kurangnya kerjasama/hubungan dengan bangsa lain menyebabkan tidak harmonis, sehingga mudah timbul konflik.

Negara tidak memiliki hubungan internasional dikarenakan:

  1. Belum diakui keberadaannya oleh masyarakat internasional (recognition).
  2. Negara tersebut diembargo, diblokade atau diisolasi oleh masyarakat internasional.

Negara Semacam Itu Biasanya :

  1. tidak dapat membangun hubungan diplomatik dan konsuler dengan negara lain.
  2. tidak dapat turut serta sebagai pihak dalam membuat perjanjian (hukum) internasional.
  3. tidak dapat melakukan penuntutan lewat mahkamah internasional.

SUMBER

http://yudiblablabla-pergaulanremaja.blogspot.com/2012/01/pentingnya-hubungan-internasional-bagi.html

SAPIENTIA ET HUMANISMUS.

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.